Mata Kuliah :
Matematika Dasar
Tgl :
Jum’at, 13 September 2013
Dosen :
Dr. Suhartono S.h M.kom
Ruang :
306
Kelas :
A
Operasi Bilangan
Pada R telah dikenal operasi penjumlahandan perkalian.
Misalkan xdan y
bilangan real maka penjumlahan xdan yditulis x+ ydan
perkalian xdan y ditulis
x . yatau secara singkat ditulis xy. Sifat-sifat operasi
penjumlahan dan perkalian
pada R adalah sebagai berikut.
1) Hukum komutatif: x+ y= y+ xdan xy= yx.
2) Hukum asosiatif: x+ (y+ z) = (x+ y) + zdan x(yz) = (xy)z.
3) Hukum distributif: x(y+ z) = xy+ xz.
4) Elemen-elemen identitas:
Terhadap penjumlahan: 0 sebab x+ 0 = x.
Terhadap perkalian: 1 sebab x.1 = x.
5) Invers (balikan):
Setiap bilangan real xmempunyai invers aditif(disebut juga
negatif) –xyang
memenuhi x+ –x= 0 dan setiap bilangan real xyang tidaknol
mempunyai
invers multiplikatif (disebut juga balikan) yaitu x−1yang
memenuhi x. x−1= 1
Secara matematis sistem bilangan bisa ditulis
seperti contoh di bawah ini:
Contoh:
Bilangan desimal:
5185.6810
= 5x103 + 1x102 + 8x101 + 5x100 + 6 x 10-1 + 8 x 10-2
= 5x1000 + 1x100 + 8x10 + 5 x 1
+ 6x0.1 + 8x0.01
Bilangan biner (radiks=2, digit={0, 1})
100112 = 1 ´ 16 + 0 ´ 8 + 0 ´ 4 + 1 ´ 2 + 1 ´ 1 = 1910
MSB LSB
101.0012 = 1x4
+ 0x2 + 1x1 + 0x.5 +
0x.25 + 1x.125 = 5.12510
Macam-Macam Sistem Bilangan
Konversi Radiks-r ke desimal
Rumus konversi radiks-r ke desimal:
Contoh:
11012 = 1´23 +
1´22 + 1´20
= 8 + 4 + 1 =
1310
5728
= 5´82 + 7´81
+ 2´80
= 320 + 56 + 16 = 39210
2A16 = 2´161 + 10´160
=
32 + 10 = 4210
Konversi
Bilangan Desimal ke Biner
Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan
Biner: Gunakan pembagian dgn 2 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa
pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least
significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit
(MSB).
Contoh: Konersi 17910 ke biner:
179 / 2 = 89 sisa 1 (LSB)
/ 2 = 44 sisa 1
/ 2 = 22 sisa 0
/ 2 = 11 sisa 0
/ 2 = 5 sisa 1
/ 2 = 2 sisa 1
/ 2 = 1 sisa 0
/ 2 = 0 sisa 1
(MSB)
Þ 17910 =
101100112
MSB LSB
Konversi Bilangan Desimal ke Oktal
Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan
oktal: Gunakan pembagian dgn 8 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa
pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least
significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit
(MSB).
Contoh: Konversi 17910 ke oktal:
179
/ 8 = 22 sisa 3 (LSB)
/ 8 = 2 sisa 6
/ 8 = 0 sisa 2
(MSB)
Þ 17910 = 2638
MSB LSB
Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal
Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan
hexadesimal: Gunakan pembagian dgn 16 secara suksesif sampai sisanya = 0.
Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi
least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit
(MSB).
Contoh: Konversi 17910 ke hexadesimal:
179
/ 16 = 11 sisa 3 (LSB)
/ 16 = 0 sisa 11 (dalam
bilangan hexadesimal berarti B)MSB
Þ 17910 = B316
MSB LSB
Konversi Bilangan Biner ke Oktal
Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan
oktal, lakukan pengelompokan 3 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke
MSB
Contoh: konversikan 101100112 ke
bilangan oktal
Jawab : 10
110 011
2 6 3
Jadi 101100112 = 2638
Konversi Bilangan Oktal ke Biner
Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Oktal ke
Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan oktal ke 3
digit bilangan biner
Contoh Konversikan 2638 ke bilangan
biner.
Jawab:
2 6 3
010 110 011
Jadi 2638 = 0101100112 Karena
0 didepan tidak ada artinya kita bisa menuliskan 101100112
Konversi Bilangan Biner ke Hexadesimal
Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan
hexadesimal, lakukan pengelompokan 4 digit bilangan biner dari posisi LSB
sampai ke MSB
Contoh: konversikan 101100112 ke
bilangan heksadesimal
Jawab : 1011
0011
B 3
Jadi 101100112 = B316
Konversi Bilangan Hexadesimal ke Biner
Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan
Hexadesimal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan
Hexadesimal ke 4 digit bilangan biner
Contoh Konversikan B316 ke bilangan
biner.
Jawab:
B 3
1011 0011
Jadi B316 = 101100112
Tidak ada komentar:
Posting Komentar