Mata kuliah : EJAAN
DALAM APLIKASI KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Dosen :
Suhardini Nurhayati, M.Pd
Tgl :
Jum’at, 13 September 2013
Ruang :
117
Kelas :
A
Berdasarkan etomologi kata, kata ejaan berasal dari kata
dasar eja, yang berarti melafakan (menyebutkan) huruf huruf satu demi satu
misalnya kata indah dieja dengan i-n-d-a-h. Sedangkan ejaan diartika sebagai
kaidah ara menggambarkan bunyi dalam bentuk tulisan.
Ejaan termasuk aturan yang memikat, artinya kita sebagai
pengguna bahasa indonesia dan warga Indonesia wajib memakai bahasa yang akurat
dan sesuai dengan EYD.
1.
PEMAKAIAN HURUF
A.
Huruf Abjad
B.
Huruf vokal
C.
Huruf konsonan
D.
Huruf diftong
E.
Gabungan
huruf konsonan
F.
Huruf kapital
G.
Huruf miring
H.
Huruf tebal
2.
PENULISAN KATA
A.
Kata dasar
B.
Kata turunan
C.
Bentuk ulang
D.
Gabungan kata
E.
Suku kata
F.
Kata depan di, ke dan dari
G.
Partikel
H.
Singakatan dan akronim
I.
Angka dan bilangan
J.
Kata ganti ku-, kau, -ku, -mu, dan –nya
K.
Kata si dan sang
3.
PEMAKAIAN TANDA Baca
a.
Tanda titik (.)
b.
Tanda koma (,)
c.
Tanda titik koma (;)
d.
Tanda titik dua (:)
e.
Tanda hubung (-)
f.
Tanda pisah (_)
g.
Tanda tanya (?)
h.
Tanda seru (!)
i.
Tanda elips (...)
j.
Tanda petik (“
”)
k.
Tanda petik tunggal (‘ ‘)
l.
Tanda kurung (())
m.
Tanda kurung siku ([])
n.
Tanda garis miring (/)
o.
Tanda
penyingkat atau apostrof (‘)
NB : akronim adalah gabungan
huruf yang disusun atas suku kata atau huruf dari setiap kata pada kalimat
tertentu yang diperlakukan seperti kata. Contohnya : SIM (surat Izin mengemudi)
Singkatan : Gabungan huruf yang disusun atas hurf per
huruf dari setiap kata pada suatu kalimat tertentu. Contohnya : KTP (kartu
tanda penduduk )
Diftong : gabungan dua huruf
vokal dalam satu kata. Contohnya : pantai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar